Moeslim World
Thursday, 24 December 2015
PERSELISIHAN FAHAM TIMBUL SETELAH NABI WAFAT..??
''Bissmillahirrohmannirrohiim''
Yang teramat mulia Nabi Muhammad Saw. wafat tanggal 2 Rabi'ul Awwal tahun 11 Hijrah, brsamaan dgn 8 juni 632 M. pada hari wafat beliau sekumpulan kaum Anshar (Sahabat'' Nabi yg brasal dri Madinah) berkumpul disuatu Balairung yg brnama SAQIFAH BANI SA'IDAH utk mncari Khalifah (penggnti Nabi yg sudh wafat).
Kaum Anshar ini dipimpin oleh Sa'ad bin Ubadah (ketua kaum Anshar dari Khazraj).
Mendengar hal ini kaum Muhajirin (sahabat'' asal dri Mekkah yg pndah ke Madinah) dtang brsma'' k Balairung itu, dg dipimpin oleh Saidina Abu Bakar Shidiq Rda.
Sesudah trjdi prdebatan yg agak sengit antara kaum Anshar N kaum Muhajirin yg setiap'y mengemukakn clon dri pihak'y, brspakatlah mereka mengangkt sahabt yg paling utama Saidina Abu Bakar Shidiq sbgai Khalifah yg pertama.
Perdebatan ketika itu hanya trjadi antara golongn Kaum Anshar yg mengemukakan Sa'ad bin Ubadah sbgai calon'y dg kaum Muhajirin yg mengemukakan Saidina Umar bin Khatab atau Saidina Abu Bakar sbgai calon'' khalifah Nabi.
Dalam rapat itu tdk ada seorangpun yg mengemukakan Saidina 'Ali bin Abi Thalib sbgai Khalifah pertama pengganti Nabi. Faham kaum Syi'ah belum ada ketika itu. Yg ada hanya kaum ANshar dan kaum Muhajirin, tetapi ternyata bahwa prselisihan faham antara kaum Anshar dan kaum Muhajirin tdk menimbulkn firqah dlm ushuludin, krna prselisihn pndapat sudah selesai dikala Saidina Abu Bakar sudah terangkat dan trpilih scara aklamasi (suara sepakat).
Pada tahun 30 Hijriyah timbul faham Syi'ah yg diapi''kan oleh Abdullah bin Saba' yg beroposisi trhadap Khalifah Saidina Utsman bin Affan. Abdullah bin Saba' adalh seorng pendeta Yahudi dri Yaman yg masuk Islam. Ktika ia dtang k Madinah tdk begitu mndapat penghrgaan dri Khalifah dan jga dari Ummat Islam yg lain. Oleh krna itu ia jengkel.
Sesudah trjdi ''peperangan siffin'' peperangan saudara sesama Islam, yaitu antara Khalifah 'Ali bin Abi Thalib dg tentara Mu'awiyah bin Abu sofyan (Gubernur Syria) pd thn 37 Hijriyah timbul pula firqah Khawarij, yaitu orng'' yg keluar dri Saidina Mu'awiyah Rda. dan dri Saidina 'Ali Rda.
Pd permulaan abad ke II H timbul pula Kaum Mu'tazilah, yaitu kaum yg dipimpin oleh Washil bin 'Atha' (lahir 80 H Wafat 113 H.) dan Umar bin Ubeid (Wafat 145 H.).
Kaum Mu'tazilah ini mengeluarkn fatwa yg ganjil'' yg berlainan dan berlawanan dg i'itikad Nabi dan shbat'' beliau.
Di antara fatwa'' kaum Mu'tazilah itu, ialah ada'y ''manzilah bainal manzilatein'', ya'ni ada tmpat diantara dua tempat, ada yg lain slain syorga dan neraka.
Banyak lgi fatwa'' kaum Mu'tazilah umpama'y fatwa yg mngatakan bahwa sifat Tuhan tdk ada, bahwa Qur'an itu makhluk, bahwa mi'raj Nabi hanya dg ruh saja, bhwa prtimbangn akal lebih didahulukn dri hadits'' Nabi, bahwa syorga dan neraka akan lenyap, dan lain'' fatwa yg keliru.
Kemudian timbul pula faham qadariyah yg mngatakn bahwa perbuatan manusia diciptakan oleh manusia sendiri, tdk sangkutpaut dg Tuhan. Hak menciptakan tlah diberikan Tuhan kpd manusia, sehinnga Tuhan tdk prduli lgi apa yg akan dibuat oleh manusia.
Kmudian timbul pula faham Jabariyah yg mngatakan bhwa skalian yg trjdi adalh dri Tuhan, manusia tak punya daya apa'', tdk ada usaha dan tdk ada ikhtiar.
Kemudian timbul pula faham Mujassimah, ya'ni faham yg menyerupakan Tuhan dg makhluk, punya tangan, punya kaki, duduk diatas kursi, turun dri tangga srupa manusia, Tuhan adalah cahay sperti lampu, dll kpercayaan.
Kemudian lahir pula faham'' yg keliru tntanf tawasul dan wasilah, tentang ziarah dan istigatsah dari Ibnu Thaimiyah yg smua'y mengacaukan dunia Islam dan kaum Muslimin.
Wassalam..?''
Hanya skdr catatan dan smoga ctatan ini bermanfaat wat smua'y..?''
Subscribe to:
Posts (Atom)